Beranda / Perbankan / Tabel Angsuran KUR BRI Maret 2026, Simulasi Cicilan Mulai Rp100 Ribu per Bulan!

Tabel Angsuran KUR BRI Maret 2026, Simulasi Cicilan Mulai Rp100 Ribu per Bulan!

Tabel Angsuran KUR BRI Maret 2026, Simulasi Cicilan Mulai Rp100 Ribu per Bulan!

Berapa sebenarnya cicilan KUR BRI per bulan di tahun 2026 — dan benarkah bisa seringan Rp100 ribuan?

Pertanyaan ini terus muncul di kalangan pelaku UMKM yang sedang mencari tambahan modal usaha. Kabar baiknya, pemerintah melalui revisi Permenko Nomor 7 Tahun 2025 resmi menetapkan bunga KUR flat 6% per tahun tanpa sistem berjenjang lagi. Artinya, mau pengajuan pertama atau kesekian kali, bunga tetap sama. Untuk membantu perencanaan keuangan usaha, meteokolaka.id menyajikan tabel angsuran KUR BRI Maret 2026 secara lengkap — mulai dari plafon Rp1 juta hingga Rp500 juta dengan berbagai pilihan tenor.

Isu bahwa bunga KUR naik setiap kali mengajukan ulang sudah tidak berlaku lagi sejak Januari 2026. Berdasarkan aturan terbaru, seluruh pelaku UMKM berhak mendapat bunga flat 6% tanpa batas frekuensi pengajuan. Simulasi dalam artikel ini disusun berdasarkan ketentuan resmi tersebut agar menjadi acuan yang akurat sebelum mengajukan pinjaman ke Bank BRI.

Apa Itu KUR BRI dan Kenapa Jadi Favorit UMKM di 2026

Sebelum masuk ke tabel angsuran, penting untuk memahami dulu apa itu KUR BRI dan mengapa program ini begitu diminati pelaku usaha kecil.

Kredit Usaha Rakyat (KUR) adalah program pembiayaan bersubsidi dari pemerintah yang disalurkan melalui bank pelaksana, salah satunya Bank BRI. Subsidi bunga inilah yang membuat cicilan jauh lebih ringan dibanding pinjaman komersial biasa yang bisa mencapai 12–18% per tahun.

Bank BRI sendiri merupakan penyalur KUR terbesar di Indonesia dengan jaringan unit kerja yang tersebar hingga ke pelosok daerah. Target penyaluran KUR nasional tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp320 triliun — naik signifikan dari tahun sebelumnya.

Nah, ada tiga jenis KUR BRI yang tersedia di 2026:

  • KUR Super Mikro — plafon maksimal Rp10 juta, bunga 3% efektif per tahun, tanpa agunan, cocok untuk usaha pemula
  • KUR Mikro — plafon Rp10 juta hingga Rp100 juta, bunga 6% flat per tahun, tanpa agunan tambahan
  • KUR Kecil — plafon Rp100 juta hingga Rp500 juta, bunga 6% flat per tahun, wajib agunan tambahan

Setiap jenis memiliki tenor berbeda tergantung tujuan pinjaman. Kredit Modal Kerja (KMK) maksimal 3–4 tahun, sementara Kredit Investasi (KI) bisa sampai 5 tahun.

Suku Bunga dan Skema KUR BRI Terbaru Maret 2026

Salah satu perubahan besar di tahun 2026 adalah penghapusan sistem bunga berjenjang yang sebelumnya berlaku.

Dulu, bunga KUR dimulai dari 6% pada pengajuan pertama, lalu naik menjadi 7%, 8%, hingga 9% pada pengajuan berikutnya. Sistem ini kerap memberatkan pelaku UMKM yang butuh modal berkelanjutan.

Mulai Januari 2026, berdasarkan Permenko Nomor 7 Tahun 2025, bunga ditetapkan flat 6% untuk semua pengajuan tanpa melihat frekuensi pinjaman sebelumnya. Menteri UMKM Maman Abdurrahman menegaskan bahwa perubahan ini bertujuan agar pelaku usaha bisa terus berkembang hingga benar-benar mandiri.

Berikut ringkasan skema bunga terbaru:

Jenis KUR Plafon Bunga/Tahun Agunan Tambahan Tenor Maks
KUR Super Mikro Maks Rp10 juta 3% efektif Tidak wajib 3 tahun (KMK) / 5 tahun (KI)
KUR Mikro Rp10 juta – Rp100 juta 6% flat Tidak wajib 3 tahun (KMK) / 5 tahun (KI)
KUR Kecil Rp100 juta – Rp500 juta 6% flat Wajib (SHM/BPKB) 4 tahun (KMK) / 5 tahun (KI)

Perlu dicatat, data suku bunga di atas berdasarkan Permenko Nomor 7 Tahun 2025 dan dapat berubah sesuai kebijakan pemerintah terbaru.

Tabel Angsuran KUR BRI Mikro 2026 (Plafon Rp1 Juta–Rp100 Juta)

Berikut tabel angsuran lengkap untuk KUR Mikro BRI dengan bunga flat 6% per tahun. Seluruh angka merupakan estimasi cicilan per bulan yang terdiri dari pokok pinjaman ditambah bunga.

Tabel Tenor 12 Bulan

Tenor 12 bulan cocok bagi pelaku usaha yang memiliki cash flow kuat dan ingin cepat lunas agar bisa mengajukan pinjaman baru.

Plafon Pinjaman Angsuran/Bulan Total Bunga Total Bayar
Rp1.000.000 Rp88.333 Rp60.000 Rp1.060.000
Rp3.000.000 Rp265.000 Rp180.000 Rp3.180.000
Rp5.000.000 Rp441.667 Rp300.000 Rp5.300.000
Rp10.000.000 Rp883.333 Rp600.000 Rp10.600.000
Rp15.000.000 Rp1.325.000 Rp900.000 Rp15.900.000
Rp20.000.000 Rp1.766.667 Rp1.200.000 Rp21.200.000
Rp25.000.000 Rp2.208.333 Rp1.500.000 Rp26.500.000
Rp30.000.000 Rp2.650.000 Rp1.800.000 Rp31.800.000
Rp50.000.000 Rp4.416.667 Rp3.000.000 Rp53.000.000
Rp75.000.000 Rp6.625.000 Rp4.500.000 Rp79.500.000
Rp100.000.000 Rp8.833.333 Rp6.000.000 Rp106.000.000

Dengan tenor 12 bulan, total bunga yang dibayar paling kecil. Namun beban cicilan per bulan otomatis lebih berat.

Tabel Tenor 24 Bulan

Jangka waktu 24 bulan menjadi pilihan tengah — cicilan lebih ringan tanpa menumpuk bunga terlalu banyak.

Plafon Pinjaman Angsuran/Bulan Total Bunga Total Bayar
Rp1.000.000 Rp46.667 Rp120.000 Rp1.120.000
Rp5.000.000 Rp233.333 Rp600.000 Rp5.600.000
Rp10.000.000 Rp466.667 Rp1.200.000 Rp11.200.000
Rp20.000.000 Rp933.333 Rp2.400.000 Rp22.400.000
Rp30.000.000 Rp1.400.000 Rp3.600.000 Rp33.600.000
Rp50.000.000 Rp2.333.333 Rp6.000.000 Rp56.000.000
Rp75.000.000 Rp3.500.000 Rp9.000.000 Rp84.000.000
Rp100.000.000 Rp4.666.667 Rp12.000.000 Rp112.000.000
Baca Juga:  Cara Buka Rekening BSI 2026, Syarat Lengkap dan Prosesnya Ternyata Mudah bisa Lewat BSI Mobile!

Total bunga tenor 24 bulan memang dua kali lipat dari tenor 12 bulan. Tapi beban cicilan per bulan berkurang hampir setengahnya — cukup signifikan untuk menjaga kelancaran operasional usaha.

Tabel Tenor 36 Bulan

Tenor 3 tahun adalah batas maksimal untuk Kredit Modal Kerja (KMK) pada KUR Mikro.

Plafon Pinjaman Angsuran/Bulan Total Bunga Total Bayar
Rp1.000.000 Rp32.778 Rp180.000 Rp1.180.000
Rp5.000.000 Rp163.889 Rp900.000 Rp5.900.000
Rp10.000.000 Rp327.778 Rp1.800.000 Rp11.800.000
Rp20.000.000 Rp655.556 Rp3.600.000 Rp23.600.000
Rp30.000.000 Rp983.333 Rp5.400.000 Rp35.400.000
Rp50.000.000 Rp1.638.889 Rp9.000.000 Rp59.000.000
Rp75.000.000 Rp2.458.333 Rp13.500.000 Rp88.500.000
Rp100.000.000 Rp3.277.778 Rp18.000.000 Rp118.000.000

Perhatikan bahwa untuk pinjaman Rp1 juta dengan tenor 36 bulan, cicilan hanya sekitar Rp32 ribuan per bulan. Inilah yang membuat KUR BRI menjadi opsi paling terjangkau untuk modal usaha kecil.

Kenapa Plafon Rp50 Juta Paling Banyak Dicari

Di antara semua pilihan plafon, pinjaman Rp50 juta konsisten menjadi yang paling populer di kalangan debitur KUR BRI. Ada beberapa alasan kuat di balik fenomena ini.

Pertama, nominal Rp50 juta cukup besar untuk menambah stok barang, merenovasi tempat usaha, atau membeli peralatan produksi — tapi tetap masuk kategori KUR Mikro yang tidak membutuhkan agunan tambahan. Jadi prosesnya lebih cepat tanpa ribet urusan jaminan sertifikat tanah atau BPKB.

Kedua, cicilan bulanannya masih sangat terjangkau. Dengan tenor 36 bulan, angsuran hanya sekitar Rp1,6 jutaan per bulan. Angka ini realistis untuk pelaku usaha dengan omzet Rp5–10 juta per bulan.

Ketiga, plafon Rp50 juta menjadi “sweet spot” antara kebutuhan modal dan kemampuan bayar. Tidak terlalu kecil sehingga kurang berdampak, dan tidak terlalu besar sehingga membebani cash flow.

Simulasi Angsuran KUR BRI Plafon Rp50 Juta

Berikut simulasi detail cicilan untuk plafon Rp50 juta dengan berbagai pilihan tenor. Data ini bisa dijadikan acuan sebelum menentukan jangka waktu pinjaman yang paling sesuai.

Simulasi Tenor 12 Bulan

Pilihan ini cocok untuk usaha dengan perputaran cepat seperti perdagangan musiman atau proyek jangka pendek.

Komponen Rincian
Plafon Pinjaman Rp50.000.000
Bunga per Tahun 6% flat
Cicilan Pokok/Bulan Rp4.166.667
Bunga/Bulan Rp250.000
Total Angsuran/Bulan Rp4.416.667
Total Bunga 12 Bulan Rp3.000.000
Total Bayar Rp53.000.000

Dengan tenor 12 bulan, total bunga yang keluar hanya Rp3 juta. Paling hemat dari sisi biaya bunga.

Simulasi Tenor 24 Bulan

Komponen Rincian
Cicilan Pokok/Bulan Rp2.083.333
Bunga/Bulan Rp250.000
Total Angsuran/Bulan Rp2.333.333
Total Bunga 24 Bulan Rp6.000.000
Total Bayar Rp56.000.000

Cicilan turun hampir setengah dari tenor 12 bulan, dengan tambahan biaya bunga Rp3 juta. Pilihan yang cukup seimbang.

Simulasi Tenor 36 Bulan

Komponen Rincian
Cicilan Pokok/Bulan Rp1.388.889
Bunga/Bulan Rp250.000
Total Angsuran/Bulan Rp1.638.889
Total Bunga 36 Bulan Rp9.000.000
Total Bayar Rp59.000.000

Tenor 36 bulan menjadi pilihan paling populer untuk plafon Rp50 juta. Cicilan sekitar Rp1,6 jutaan masih sangat terjangkau untuk sebagian besar pelaku UMKM.

Simulasi Tenor 48 dan 60 Bulan

Tenor 48 dan 60 bulan hanya tersedia untuk Kredit Investasi (KI) — misalnya pembelian mesin, renovasi tempat usaha, atau kendaraan operasional.

Komponen Tenor 48 Bulan Tenor 60 Bulan
Cicilan Pokok/Bulan Rp1.041.667 Rp833.333
Bunga/Bulan Rp250.000 Rp250.000
Total Angsuran/Bulan Rp1.291.667 Rp1.083.333
Total Bunga Rp12.000.000 Rp15.000.000
Total Bayar Rp62.000.000 Rp65.000.000

Semakin panjang tenor, cicilan memang semakin ringan. Tapi perhatikan total bunga — tenor 60 bulan menghasilkan bunga Rp15 juta, lima kali lipat dari tenor 12 bulan. Pilih tenor berdasarkan kemampuan bayar, bukan sekadar cicilan termurah.

Tabel Angsuran KUR BRI Kecil 2026 (Plafon Rp100 Juta–Rp500 Juta)

Bagi pelaku usaha yang sudah berkembang dan butuh suntikan modal lebih besar, KUR Kecil menjadi pilihan. Perlu diingat, plafon di atas Rp100 juta umumnya mensyaratkan agunan tambahan berupa sertifikat tanah (SHM), BPKB, atau deposito.

Tabel Tenor 36 Bulan

Plafon Pinjaman Angsuran/Bulan Total Bunga Total Bayar
Rp100.000.000 Rp3.277.778 Rp18.000.000 Rp118.000.000
Rp150.000.000 Rp4.916.667 Rp27.000.000 Rp177.000.000
Rp200.000.000 Rp6.555.556 Rp36.000.000 Rp236.000.000
Rp250.000.000 Rp8.194.444 Rp45.000.000 Rp295.000.000
Rp350.000.000 Rp11.472.222 Rp63.000.000 Rp413.000.000
Rp500.000.000 Rp16.388.889 Rp90.000.000 Rp590.000.000

Tabel Tenor 48 Bulan

Plafon Pinjaman Angsuran/Bulan Total Bunga Total Bayar
Rp100.000.000 Rp2.583.333 Rp24.000.000 Rp124.000.000
Rp150.000.000 Rp3.875.000 Rp36.000.000 Rp186.000.000
Rp200.000.000 Rp5.166.667 Rp48.000.000 Rp248.000.000
Rp250.000.000 Rp6.458.333 Rp60.000.000 Rp310.000.000
Rp350.000.000 Rp9.041.667 Rp84.000.000 Rp434.000.000
Rp500.000.000 Rp12.916.667 Rp120.000.000 Rp620.000.000

Tabel Tenor 60 Bulan

Tenor 5 tahun hanya tersedia untuk Kredit Investasi (KI). Pilihan ini ideal untuk pembelian aset produktif jangka panjang seperti mesin produksi atau renovasi besar.

Plafon Pinjaman Angsuran/Bulan Total Bunga Total Bayar
Rp100.000.000 Rp2.166.667 Rp30.000.000 Rp130.000.000
Rp150.000.000 Rp3.250.000 Rp45.000.000 Rp195.000.000
Rp200.000.000 Rp4.333.333 Rp60.000.000 Rp260.000.000
Rp250.000.000 Rp5.416.667 Rp75.000.000 Rp325.000.000
Rp350.000.000 Rp7.583.333 Rp105.000.000 Rp455.000.000
Rp500.000.000 Rp10.833.333 Rp150.000.000 Rp650.000.000

Seluruh angka dalam tabel di atas merupakan estimasi berdasarkan bunga flat 6% per tahun. Realisasi angsuran bisa sedikit berbeda tergantung kebijakan cabang BRI, biaya administrasi, dan tanggal pencairan.

Perbandingan Cicilan KUR BRI Mikro vs KUR BRI Kecil

Masih bingung pilih KUR Mikro atau KUR Kecil? Tabel perbandingan berikut bisa menjadi panduan cepat.

Aspek KUR Mikro KUR Kecil
Plafon Rp10 juta – Rp100 juta Rp100 juta – Rp500 juta
Bunga 6% flat/tahun 6% flat/tahun
Agunan Tambahan Tidak wajib Wajib (SHM/BPKB/Deposito)
Tenor KMK Maks 3 tahun Maks 4 tahun
Tenor KI Maks 5 tahun Maks 5 tahun
Proses Survei Relatif cepat Lebih ketat & detail
Estimasi Pencairan 3–7 hari kerja 7–14 hari kerja
Cocok Untuk Pedagang pasar, toko kelontong, usaha rumahan Usaha menengah, ekspansi, renovasi besar

Singkatnya, jika usaha masih dalam tahap berkembang dengan kebutuhan modal di bawah Rp100 juta, KUR Mikro lebih praktis karena tanpa agunan. Untuk ekspansi skala besar, KUR Kecil memberikan akses plafon hingga setengah miliar.

Baca Juga:  Cara Pengajuan KUR BRI untuk Pemula 2026, Syarat Lengkap dan Tips Agar Langsung Disetujui!

Cara Menghitung Angsuran KUR BRI Sendiri

Sebenarnya tidak perlu menunggu ke kantor bank untuk tahu besaran cicilan. Rumus perhitungan angsuran KUR BRI dengan bunga flat sangat sederhana.

Rumus:

Angsuran per Bulan = (Plafon ÷ Tenor Bulan) + (Plafon × 6% ÷ 12)

Contoh perhitungan untuk pinjaman Rp30 juta tenor 36 bulan:

  1. Cicilan pokok = Rp30.000.000 ÷ 36 = Rp833.333
  2. Bunga per bulan = Rp30.000.000 × 6% ÷ 12 = Rp150.000
  3. Total angsuran = Rp833.333 + Rp150.000 = Rp983.333 per bulan

Keunggulan bunga flat adalah angsuran tetap sama setiap bulan dari awal hingga akhir tenor. Berbeda dengan bunga efektif yang menurun seiring waktu, bunga flat membuat perencanaan keuangan lebih mudah karena nominalnya konsisten.

Tips penting: idealnya, angsuran bulanan tidak melebihi 30–40% dari laba bersih usaha. Jika laba bersih Rp5 juta per bulan, maka angsuran maksimal yang aman adalah sekitar Rp1,5–2 juta.

Dokumen dan Syarat Pengajuan KUR BRI 2026

Persiapan dokumen yang lengkap sejak awal akan mempercepat proses verifikasi dan menghindari bolak-balik ke kantor bank. Berikut persyaratan yang harus dipenuhi berdasarkan ketentuan resmi BRI.

Syarat Umum:

  • Warga Negara Indonesia (WNI), minimal berusia 17 tahun atau sudah menikah
  • Memiliki usaha produktif yang sudah berjalan minimal 6 bulan
  • Tidak sedang menerima kredit produktif dari perbankan lain (kecuali kredit konsumtif seperti KPR, KKB, atau kartu kredit dengan status lancar)
  • Memiliki SLIK OJK (BI Checking) bersih tanpa tunggakan

Dokumen yang Harus Disiapkan:

  • KTP elektronik (e-KTP) asli dan fotokopi
  • Kartu Keluarga (KK)
  • Surat Izin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK) atau Surat Keterangan Usaha (SKU) dari kelurahan
  • NPWP aktif (wajib untuk pengajuan di atas Rp50 juta)
  • Foto tempat usaha (tampak luar dan dalam)
  • Rekening koran atau mutasi tabungan 3–6 bulan terakhir

Dokumen Tambahan untuk KUR Kecil (di atas Rp100 juta):

  • Agunan tambahan berupa sertifikat tanah (SHM/SHGB), BPKB kendaraan, atau deposito
  • Laporan keuangan sederhana usaha
  • Bukti legalitas usaha lebih lengkap (NIB, SIUP, atau TDP)

Untuk yang belum memiliki surat izin usaha, pengurusan SKU bisa dilakukan di kantor kelurahan setempat dengan proses yang relatif cepat.

Tips Agar Pengajuan KUR BRI Rp50 Juta Disetujui

Meskipun syaratnya terlihat mudah, faktanya tidak semua pengajuan langsung disetujui. Berikut strategi agar peluang pengajuan semakin besar.

  • Bersihkan riwayat kredit di SLIK OJK — Pastikan tidak ada tunggakan di pinjaman online (pinjol), leasing motor, paylater, atau kartu kredit. Riwayat kredit bermasalah (Kolektibilitas 2–5) adalah penyebab utama penolakan KUR secara otomatis oleh sistem.
  • Pisahkan rekening usaha dan pribadi — Mutasi rekening yang aktif dan jelas menggambarkan omzet usaha menjadi nilai plus besar saat proses analisis kredit. Bank akan melihat arus kas 3–6 bulan terakhir.
  • Sesuaikan plafon dengan skala usaha — Mengajukan pinjaman terlalu besar yang tidak sebanding dengan omzet justru akan memicu penolakan. Realistis dalam menentukan nominal pinjaman menunjukkan kredibilitas sebagai calon debitur.
  • Rapikan administrasi usaha — Pastikan IUMK atau SKU aktif, NPWP terdaftar, dan tempat usaha tertata rapi sebelum survei Mantri BRI.
  • Jujur saat wawancara dan survei — Ketika Mantri BRI datang ke lokasi usaha (On The Spot), berikan informasi apa adanya mengenai omzet, kendala, dan rencana penggunaan dana. Kejujuran membangun kepercayaan yang menjadi basis pemberian kredit.

Pengajuan KUR BRI bisa dilakukan melalui dua jalur — online dan offline. Berikut platform resmi yang bisa digunakan.

BRImo — Pengajuan KUR BRI via Aplikasi Mobile

📱 BRImo — Mobile Banking BRI
Developer PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Rating ⭐ 4.4/5 (Google Play Store)
Tersedia di Android (Play Store) & iOS (App Store)
Fitur KUR Pengajuan pinjaman, simulasi angsuran, cek status pengajuan, pembayaran cicilan
Limit Pengajuan KUR Mikro (hingga Rp100 juta)
Bunga 6% flat per tahun
Syarat Utama Nasabah BRI aktif, rekening terverifikasi

Kelebihan: Proses pengajuan bisa dilakukan kapan saja tanpa ke kantor cabang, fitur simulasi angsuran tersedia langsung di aplikasi, dan status pengajuan bisa dipantau secara real-time.

Kekurangan: Hanya tersedia untuk nasabah BRI yang sudah memiliki rekening aktif, dan untuk plafon besar (KUR Kecil) tetap harus datang ke kantor cabang.

Cara Pengajuan via BRImo:

  1. Buka aplikasi BRImo dan login menggunakan PIN atau fingerprint
  2. Pilih menu “Pinjaman” di halaman utama
  3. Pilih jenis pinjaman “KUR” dan tentukan nominal serta tenor
  4. Gunakan fitur “Hitung Angsuran” untuk simulasi cicilan
  5. Isi data diri dan upload dokumen pendukung sesuai permintaan sistem
  6. Klik “Ajukan Pinjaman” dan tunggu konfirmasi dari pihak bank
  7. Pantau status pengajuan melalui notifikasi atau menu riwayat pengajuan

Website kur.bri.co.id — Portal Pengajuan Online Resmi

🌐 kur.bri.co.id — Portal KUR BRI Online
Pengelola PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Akses Browser (desktop & mobile)
Fitur Registrasi akun baru, pengajuan KUR, upload dokumen, simulasi angsuran, cek status
Limit Pengajuan Semua jenis KUR (Super Mikro, Mikro, Kecil)
Syarat Utama Email aktif untuk registrasi, tidak harus nasabah BRI

Kelebihan: Bisa diakses oleh siapa saja (tidak harus nasabah BRI), proses registrasi mudah cukup dengan email, dan mendukung semua jenis KUR termasuk KUR Kecil.

Kekurangan: Tampilan website terkadang lambat saat trafik tinggi, dan verifikasi email bisa memakan waktu beberapa menit.

Cara Pengajuan via Website:

  1. Akses laman kur.bri.co.id melalui browser
  2. Pilih menu “Daftar” untuk membuat akun baru (jika belum punya)
  3. Verifikasi email yang didaftarkan
  4. Login dan pilih menu “Ajukan Pinjaman KUR”
  5. Baca syarat dan ketentuan, lalu centang persetujuan
  6. Isi data diri dan informasi usaha secara lengkap
  7. Upload dokumen pendukung sesuai permintaan sistem
  8. Klik “Hitung Angsuran” untuk melihat simulasi, lalu lanjutkan pengajuan
  9. Tunggu jadwal survei dari Mantri BRI
Baca Juga:  Jadwal Operasional Cabang BCA Selama Libur Imlek 2026, Catat Tanggalnya!

Setelah pengajuan dikirim baik via BRImo maupun website, proses selanjutnya sama: verifikasi dokumen, survei usaha oleh Mantri BRI, dan jika disetujui, dana dicairkan langsung ke rekening BRI.

Waspada Penipuan KUR BRI dan Kontak Layanan Resmi

Maraknya penipuan yang mengatasnamakan program KUR BRI perlu diwaspadai secara serius. Beberapa modus yang sering terjadi antara lain:

  • Oknum yang meminta transfer “biaya administrasi” sebelum pencairan — KUR BRI tidak pernah memungut biaya di muka
  • Akun media sosial palsu yang menawarkan KUR tanpa survei atau pencairan instan
  • Link phishing yang menyerupai website resmi BRI untuk mencuri data perbankan
  • Pesan WhatsApp dari nomor tidak resmi yang meminta PIN, OTP, atau password

Jika menemukan oknum yang meminta jaminan untuk plafon di bawah Rp100 juta, hal tersebut bertentangan dengan ketentuan Permenko No. 7/2025 dan bisa dilaporkan ke OJK atau Kementerian UMKM.

Berikut kontak resmi Bank BRI untuk verifikasi informasi dan pengaduan:

Kanal Layanan Kontak
Call Center (24 Jam) 14017 atau 1500017
WhatsApp Resmi (Sabrina) 0812-1214-017 (centang hijau)
Email Pengaduan [email protected]
Website Resmi KUR kur.bri.co.id
Instagram Resmi @bankbri_id (centang biru)
X (Twitter) Resmi @kontakBRI (centang biru)
Kontak OJK (Pengaduan) 157 (hotline) atau [email protected]

Pastikan selalu memverifikasi informasi melalui kanal resmi di atas. Jangan pernah memberikan data pribadi seperti PIN, password, nomor kartu, atau kode OTP kepada siapa pun — termasuk pihak yang mengaku dari bank.

Penutup

Seluruh tabel angsuran dan informasi dalam artikel ini disusun berdasarkan Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 7 Tahun 2025 tentang Pedoman Pelaksanaan Kredit Usaha Rakyat yang berlaku efektif Januari 2026. Besaran angsuran, suku bunga, dan kebijakan bisa berubah sewaktu-waktu sesuai regulasi terbaru dari pemerintah maupun kebijakan internal Bank BRI — untuk kepastian data, selalu konfirmasi langsung ke kantor cabang BRI terdekat atau hubungi Call Center 14017.

Semoga tabel angsuran KUR BRI Maret 2026 ini bermanfaat untuk merencanakan langkah pengembangan usaha dengan lebih matang. Terima kasih sudah membaca sampai akhir. Semoga pengajuan berjalan lancar dan usaha semakin berkah!

FAQ

Tidak lagi. Sejak Januari 2026, sistem bunga berjenjang (progresif) sudah dihapus berdasarkan Permenko Nomor 7 Tahun 2025. Bunga ditetapkan flat 6% untuk semua pengajuan tanpa melihat frekuensi pinjaman sebelumnya. Jadi mau pengajuan pertama, kedua, atau kelima — bunga tetap sama.

Untuk KUR Super Mikro (hingga Rp10 juta) dan KUR Mikro (hingga Rp100 juta), agunan tambahan seperti sertifikat tanah atau BPKB tidak diwajibkan. Agunan pokoknya adalah usaha yang dibiayai itu sendiri. Namun untuk KUR Kecil (Rp100–500 juta), bank biasanya mensyaratkan agunan tambahan sesuai kebijakan internal.

Jika berkas lengkap dan hasil survei positif, dana KUR BRI umumnya cair dalam 3–7 hari kerja setelah survei dilakukan. Untuk plafon besar di atas Rp100 juta, proses analisis bisa memakan waktu hingga 14 hari kerja. Kecepatan pencairan juga dipengaruhi antrean dan kelengkapan dokumen.

Bisa, selama cicilan tersebut termasuk kredit konsumtif (KPR, KKB, kartu kredit) dan statusnya lancar (Kolektibilitas 1) di SLIK OJK. Yang tidak diperbolehkan adalah memiliki kredit produktif aktif dari bank lain secara bersamaan dengan KUR.

Bunga flat dihitung dari pokok pinjaman awal dan tetap sama setiap bulan hingga akhir tenor — inilah yang digunakan KUR BRI. Sementara bunga efektif dihitung dari sisa pokok pinjaman sehingga mengecil seiring waktu. Dengan sistem bunga flat, cicilan bulanan konsisten dan lebih mudah direncanakan.

Segera hubungi Mantri BRI yang menangani kredit sebelum jatuh tempo. Bank biasanya menawarkan opsi restrukturisasi seperti perpanjangan tenor atau penyesuaian angsuran. Hindari menunggak karena denda keterlambatan akan dikenakan dan riwayat kredit buruk akan tercatat di SLIK OJK — ini akan menyulitkan pengajuan pinjaman di masa depan.

Simulasi angsuran resmi bisa diakses melalui website kur.bri.co.id atau aplikasi BRImo. Masukkan plafon dan tenor yang diinginkan, lalu sistem akan menampilkan estimasi angsuran bulanan. Untuk data pasti yang sudah termasuk biaya administrasi, konfirmasi langsung ke kantor cabang BRI terdekat.

Muhammad Rizal Veto
Reporter |  + posts

Muhammad Rizal Veto adalah reporter di Meteokolaka.id yang meliput berita ekonomi makro dan peluang bisnis di Indonesia. Rizal aktif mengulas kondisi pertumbuhan ekonomi, kebijakan pemerintah, perkembangan UMKM, serta tren industri yang berdampak pada iklim usaha nasional.

Tag: